ULASAN

Penghuni Planet B

Viaductpress.id – Keadaan yang tidak kunjung membaik, Ibu yang malang yang ditumpang 17 miliar manusia. Sudah 73 tahun sejak kejadian itu, pertama kalinya kemunculan kasus “superbug” dalam sejarah. Kuman yang resisten terhadap obat antimikroba. Tidak adanya kehidupan sosial yang normal, gedung-gedung tempat perbelanjaan menjadi sarang kelompok-kelompok besar kriminal yang mengancam pada setiap pergerakannya. Level air laut hanya sebatas 20 Inci dari pijakan kaki. Semua tentang bertahan hidup. Program migrasi ke mars hanyalah untuk kaum borjuis. Situasi Tahun 2123

Ivan merupakan seorang remaja berusia 19 Tahun, jenius untuk umurnya hanya percaya dan mengandalkan sains dalam hidupnya. Dia bekerja di sebuah perusahaan yang bekerja dalam bidang space program, program perpindahan planet untuk umat manusia yang bernama S.J.P.O atau Space Journey Plan Organization. Identitas asli Ivan sebenarnya anggota komplotan rebel yang terdiri dari 8 orang. yang berencana berpindah planet demi kepentingan pribadi. Ivan, sebagai yang paling jenius diantara kelompoknya, ditugaskan untuk bekerja undercover kedalam S.J.P.O, menggali informasi yang dibutuhkan untuk membuat kapal layang luar angkasa mereka sendiri.

Waktu telah berlalu, pengumpulan informasi telah selesai, dan kapal layang telah siap. Impian mereka ada didepan mata. Perlengkapan telah siap, mereka pun berangkat. Ivan dan kekasihnya, Mira berpelukan dengan penuh kebahagiaan akan masa depan yang mendatang, ketenangan dan planet baru, masa depan baru. Lisa, Tirta, Nikto, Martin, Ringgo, dan Nikita. Semua Berangkat dengan harapan-harapan besar akan masa depan yang menunggu. Informasi yang mereka miliki hanyalah sebatas penelitian ilmiah dan tanpa mengetahui apa yang sebenarnya akan terjadi. Perjalanan dimulai.

Penelitian ilmiah yang mereka miliki menjadi modal utama mereka untuk menjelajahi luar angkasa. Ketika mereka menyentuh angakasa luar, semua terkagum” akan keindahan yang ada diluar sana, melihat kebelakang dengan keadaan Bumi yang sekarang, sedih bercampur senang mereka rasakan melihat rumah mereka yang begitu rusak, disisi lain bersyukur bisa meninggalkan kehancuran menuju masa depan yang menjanjikan.

Mereka memutuskan untuk berpindah ke Saturnus, yang berdasarkan penelitian, salah satu planet yang menjadi “Plan B” kahidupan di Bumi, lagi pula Saturnus merupakan sebuah plamet yang indah. Ivan memasukkan program kedalam kapal layangnya untuk terbang ke Saturnus. 3 minggu perjalan, tersisa 1 hari hingga mereka sampai. Mulai ada ketakutan didalam hati mereka bertanya-tanya, “apa yang akan terjad nanti?”. Tidak ada yang tahu, merekalah yang akan tahu.

Sampailah mereka di atmofer Saturnus, tidak yang seperti mereka bayangkan, atmosfer saturnus tidak sebersahabat yang mereka kira, namun mereka yakin rekayasa genetik biologis mereka dapat menahan dan dapat beradaptasi terhadap atmosfernya. Merekapun mendaratkan kapal layangnya dan membuka pintu, namun apa yang terjadi? Tidak ada, Mereka merasa biasa saja dan mereka pun senang merayakan.

Tanpa mereka sadari atmosfer Saturnus merubah persepsi otak mereka, tanpa mereka mengetahui dan bisa melihat fisik mereka. Tubuh mereka terbakar dan mulai berubah bentuk. Apa yang mereka pikir ‘manusiawi’ tidak lagi manusiawi, mereka bukan lagi manusia, cara berfikir mereka maju dengan sangat pesat, mereka berevolusi dengan sangat cepat, namun mereka tidak lagi memiliki sifat ‘manusiawi’. Mereka adalah mahkluk pertama selain mahkluk yang ada di Bumi, mereka lah alien pertama bagi manusia. Dan mereka menitipkan pesan,

“Tidak ada Planet B”.

 

[Penulis: George Yoel Leonad]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *