RUANG TAMU

Tentang Anjing Kecil

Tau ga sih cel, ada yang deketin gw. Dia kakak kelas gw sih tapi gw takut kalo dia cowo ga bener.”

“Dia keliatan baik sih, tapi gw takut dia sama aja kayak cowo sebelumnya yang deketin gw”

Waduh, sering ya kita dapet omongan kayak di atas dari temen kita? Atau bahkan kita sendiri yang ngomong kayak gitu ke temen kita? Hahaha. Itu wajar, kok, pastinya kita semua punya luka batin dari masa lalu.

Nah, Gimana kalo gw ceritain sebuah kisah pendek yang bisa ngebantu kalian keluar dari kondisi luka batin? Kita langsung aja ya ke kisahnya, jadi gini..

Suatu hari ada seorang pemburu yang mau memburu rusa di tengah hutan, dan tiba-tiba pemburu itu melihat seekor anjing kecil. Karena pemburu itu bingung dengan keberadaan anjing kecil di tengah hutan, akhirnya pemburu itu mendekati anjing kecil itu. Ketika dihampiri, anjing kecil tersebut menggong-gongi dan meraum ke arah pemburu itu. “Grrr”, suara itu terdengar keras dari mulut anjing kecil beserta ekspressi marah di wajah anjing kecil itu. Pemburu itu pun merasa takut dan waspada, tetapi ada sesuatu hal yang ganjal. Ternyata, di kaki anjing kecil itu terdapat perangkap beruang yang di pasang oleh pemburu lain. Kesakitan yang dirasakan oleh anjing kecil itu bisa membuat rasa takut terhadap makhluk sekitar. Yang tadi nya pemburu itu merasa takut akan anjing kecil itu, akhirnya pemburu itu berubah rasa takutnya menjadi kasihan.

Kadang tanpa disadari, kita sering berada di posisi anjing kecil itu. Yang dimana kita merasa lebih baik menutup diri dari pada menerima sakit yang sama dengan orang yang baru. Kita bisa ibaratkan perangkap di kaki anjing kecil itu adalah “masa lalu” kita. Ketika suatu peristiwa yang membuat kita teringat akan masa lalu kita yang menyakitkan, kita menjadi “galak” dengan orang baru. Kalo udah kayak gini, we need someone to help us to get out of it. Siapa yang bisa menolong kita? Jawabanya adalah, pemburu yang ada di kisah itu yang bisa menolong kita. Kita  bisa ibaratkan pemburu itu adalah gebetan baru kita, komunitas baru di kuliah, teman sekelompok yang baru atau siapapun yang bisa kalian ibaratkan sendiri.

Tidak semua orang itu sama jahatnya dengan orang yang ada di masa lalu kita. Bayangin, kalo anjing kecil itu tetap gak mau ditolongin sama pemburu itu? Pastinya bakal tetap terperangkap disitu selamanya atau bahkan di makan oleh binatang buas yang ada di hutan itu.

 

( Penulis : Marcelino Yesaya ) 

* Penulis merupakan Mahasiswa FIABIKOM Angkatan 2018 Universitas Atma Jaya Jakarta

Sumber Foto : depositphotos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *