ULASAN

Tonggak Baru Film Animasi Keluarga

Judul: The Mitchells vs. the Machines

Genre: Animasi

Durasi: 109 Menit

Sutradara: Mike Rianda

Tahun Rilis: 2021

Pemeran: Abbi Jacobson, Danny McBride

Setelah sukses dengan Spiderman: Into the Spiderverse yang meraih box office hingga mampu memecahkan sebuah rekor di Academy Award sebagai sebuah film animasi non-Disney/Pixar pertama yang memenangkan Oscar di tahun 2019 dalam kategori Best Animated Feature semenjak Rango pada 2011, Sony Pictures Animation kembali menetaskan sebuah karya yang bertajuk The Mitchells vs. the Machines. Film yang awalnya berjudul Connected ini disutradarai dan ditulis oleh Mike Rianda dan diproduseri oleh Phil Lord. Film yang ditayangkan secara eksklusif di Netflix ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Katie Mitchell yang memiliki keluarga aneh dan sedang berusaha untuk mengejar mimpinya untuk melanjutkan sekolah film di New York. Namun, dalam perjalanan menuju kampusnya ia diserang oleh robot-robot dari perusahaan teknologi PALyang membelot kepada manusia. Lalu disinilah diceritakan bagaimana Katie dan keluarganya menyelamatkan kehidupan umat manusia sekaligus mewujudkan mimpinya.

Call-back adalah elemen utama dari film ini. Penonton akan diberikan pagelaran menarik yang menata setiap momen di dalam film menjadi sebuah peristiwa yang saling berkesinambungan. Film ini mampu membuat penonton memperhatikan detail dari setiap adegan yang memberikan pengalaman menyenangkan bagi para penontonnya. Plot yang diusung begitu padat dan sederhana sehingga mampu menjaga mood penonton dengan baik. Pendalaman karakter terasa begitu natural yang membuat setiap karakter mendapat simpati yang sesuai porsi dari penontonnya. Unsur-unsur komedi yang digunakan di film ini pun terasa sangat pas kuantitas dan kualitasnya, penonton akan jarang menemukan joke yang miss di dalam film ini. Bahkan secara cerita, film ini terkesan lebih matang dari Spiderman: Into the Spiderverse. Selipan Easter Egg menambah kayanya cerita dari film ini dan membuatnya begitu dekat dengan penontonnya.

Overall, film ini adalah tonggak baru untuk film animasi keluarga Hollywood. Film ini mampu membuat penontonnya begitu nyaman dan enggan melewatkan 1 detik pun pandangan dari pesonanya. Film ini adalah sebuah karya yang mampu memperingati raksasa seperti Disney/ Pixar untuk segera kembali memproduksi film animasi dibandingkan memproduksi live action menjijikan dari karya animasinya sendiri.

 

( Penulis : I Gede Oka Kertiyasa ) 

Sumber Foto : mydirtsheet.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *