ULASAN

Ketika DC (Kembali) Membokongi Marvel

Judul: The Batman

Sutradara: Matt Reeves

Pemeran: Robert Pattinson, Zoe Kravitz

Durasi: 2 jam 56 menit

Rilis: 4 Maret 2022

Setelah mengundang banyak decak kagum lewat film stand-alone Joker pada 2019, Warner Bros kembali mencari peruntungan dengan kembali memproduksi film stand-alone pahlawan super bertajuk, The Batman di awal tahun ini. Berbeda dengan sang kompetitor, Disney yang menyusun rapi waralaba pahlawan supernya, Warner Bros memang terlihat serampangan dan angin-anginan dalam menggarap waralaba kepunyaannya. Inkonsistensi ini jelas mengundang kebingungan bahkan untuk pengikut setia DCEU sekalipun. Namun, tak jarang pula inkonsistensi ini menuntun para penikmatnya untuk menemukan gelaran sinema epik yang sulit ditemukan di waralaba saingannya.

The Batman adalah salah satu gelaran epik tersebut. Film hampir 3 jam ini tentu akan sulit dinikmati mereka yang si paling paham superhero ataupun bocah laki-laki berisik yang belum menginjak akil baligh. The Batman hadir dengan plot yang segar walau jauh dari kata sederhana dengan fase yang lambat. Namun, fase lambat ini bertutur dengan begitu membumi sehingga menuntun setiap penontonnya untuk masuk ke dalam cerita dengan sukarela dan memecahkan setiap teka-tekinya. Film ini tidak terlalu memamerkan visual effect yang menyilaukan mata, namun memilih untuk memanjakan penonton dengan dialog-dialognya. Walaupun, aspek cinematography di film ini juga tak dapat dipandang sebelah mata. Sebuah film pahlawan super yang minim gimmick, namun melenggok dengan begitu estetik.

Sumber: Timlo.net

Tak banyak hal yang bisa dikomplain dari film ini ketika Robert Pattinson dan Zoe Kravitz mengeksekusi dengan baik arahan Matt Reeves di setiap screentimenya. Peforma Pattinson ini juga membungkam ragu setiap penggemar yang diarahkan kepadanya. Building Character juga terasa natural tanpa menutupi aspek-aspek lainnya. Setiap karakter mendapatkan porsi yang cukup di dalam cerita.

Walau terlihat beberapa kali kewalahan di paruh awal, film ini menutup pagelarannya dengan begitu dewasa. Film ini kembali membuktikan taji Warner Bros dalam menggarap film pahlawan super setelah Aquaman, Wonder Woman, Joker, hingga Justice League versi Zack Snyder. The Batman juga sukses memberikan standar baru dan seolah menunjukan pada Disney dan MCU-nya tentang bagaimana seharusnya film pahlawan super bercerita. Sebuah gelaran yang membuat setiap pencinta sinema tak rela berpaling dari layar bahkan dengan 3 jam durasinya.

Penulis: Oka Kertiyasa

Thumbnail: liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *