RAGAM

FIP, Virus Langka dan Mematikan Bagi Kucing

Memiliki hewan peliharaan adalah salah satu kesenangan bagi setiap orang, baik memelihara kucing, anjing, ikan maupun reptil. Hewan peliharaan yang sehat dan lincah pasti diharapkan oleh semua orang yang mempunyai hewan peliharaan. Namun, jika hewan peliharaan kita sakit pasti itu membuat kita sedih, karena bisa saja hewan peliharaan tidak tertolong oleh penyakit tersebut.

Orang yang memelihara kucing pasti mengenal beberapa nama penyakit pada kucing seperti, Scabies pada tubuh kucing, Panleukopenia yang sering menjangkit kitten, Penyakit Calici, Penyakit Ginjal, dan Virus FIP yang mematikan bagi kucing. Nah, disini kita akan mengenal lebih dalam mengenai Virus FIP.

Apa, sih Virus FIP ini? jadi Virus FIP (Feline Infectious Peritonitis) adalah virus mematikan dan fatal bagi kucing. Virus ini disebabkan oleh Corona Virus (FCoV) pada kucing yang dapat ditularkan dari feses dan air liurnya. Namun jika kucing kalian tidak terkena FCoV, kemungkinan kucing anda tidak akan menularkan kepada kucing yang lainnya. FIP ini memiliki 2 macam, ada FIP Kering dan FIP Basah. Perbedaan dari kedua macam ini, FIP Kering tidak memiliki gejala yang spesifik, biasanya ciri-ciri kucing lemas, tidak nafsu makan, demam, dan muntah-muntah.

Sumber: basmifipid.com

FIP Basah pun gejalanya hampir mirip dengan FIP Kering namun perbedaanya adalah perut kucing yang membesar karena memiliki cairan di dalamnya dan cairan di rongga dada yang mengakibatkan napas tidak teratur adalah salah satu gejala FIP Basah. FIP Basah sendiri lebih mematikan ketimbang FIP kering, jika kucing kalian terkena FIP Basah, kucing kalian mungkin dapat bertahan sekitar 3-6 bulan saja.

Virus ini baru saja memiliki obat dan vaksin khususnya baru-baru ini, dikarenakan ada beberapa komposisi yang belum sesuai dengan aturan di Indonesia dan penelitian oleh Dokter Hewan Indonesia, jadi vaksin ini belum boleh dipergunakan di Indonesia. Namun untuk Obatnya sendiri sudah diperjual-belikan di Indonesia dari tahun 2021. Obat FIP ini diberi nama dengan BASMI FIP – GS 441524, obat ini diteliti oleh tim peneliti dari University of California. Obat FIP ini diberikan dengan suntikan selama setiap hari dengan takaran yang sesuai dengan berat badan kucing.  Masa pengobatan paling efektif dengan GS 441524 ini adalah selama 40-84 hari.

Sumber: Greeners.Co

Untuk menghindari kucing terkena FIP kita dapat menjaga kucing untuk selalu berada di dalam rumah. Jika terlihat gejala, langsung bawa ke dokter hewan terdekat dan melakukan pengecekan lebih dalam. Lalu jangan lupa jika kucing terkena FIP harus dipisahkan dari kucing-kucing yang lainnya agar tidak tertular dari air liur maupun fesesnya.

 

Penulis: Putri Kusuma

Thumbnail: halodoc.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *