Apakah Pembelajaran Daring Efektif ?

October 1, 2020
adminviaduct

Pandemi yang melanda negara Indonesia membuat semua nya berubah. Salah satunya adalah sistem pembelajaran yang ada Indonesia kini berubah menjadi sistem daring (dalam jaringan) atau sekolah online, namun seberapa besar kah tingkat ke efektifan sekolah dengan metode daring? Karena tentu sangat jauh berbeda antara belajar tatap muka secara langsung atau dengan cara melalui online. Karna nilai lebih saat sekolah dengan interaksi secara langsung adalah murid di ajarkan untuk memiliki moral yang baik serta akhlak yang bagus dan juga para murid diajarkan bagaimana caranya ber interaksi dengan lingkungan sekitar dengan baik dan benar. Nilai nilai tersebut tidak bisa didapatkan di pembelajaran dengan metode daring.

Di sistem pembelajaran daring murid murid hanya di beban kan dengan tugas tugas yang di berikan oleh guru. Hal ini membuat para murid menjadi jenuh dengan cara pembelajaran seperti itu dan juga kurang efektif, belum lagi ada murid yang hanya melakukan absen di pagi hari lalu tidur kembali. Tentu banyak siswa yang melakukan hal tersebut karena mereka tidak diawasi oleh siapa siapa. Dan juga pada waktu sistem sekolah masih tatap muka guru sering bilang kepada siswa- siswa yang sering ketiduran di kelas “kalau mau tidur dirumah saja” oleh sebab itu banyak siswa yang memanfaatkan waktu sekolah online hanya absen lalu tidur lagi.

juga banyak daerah daerah yang tidak terjangkau, siswanya tidak memilikin ponsel pintar untuk melakukan sekolah online banyak masyarakat yang tidak mampu membeli ponsel pintar untuk sekolah online, dan juga banyak orang yang mempunyai ponsel pintar namun karena berada di daerah mereka susah mendapatkan sinyal hal itu membuat mereka terhambat dalam melakukan pembelajaran online.

Sebaiknya pemerintah melakukan pengkajian ulang tentang pembelajaran online untuk menemukan metode yang lebih efektif dalam sistem pembelajaran. Lebih baik para  siswa dalam satu kelas di bagi menjadi beberapa kelompok, jadi di dalam satu kelas mereka bisa menjaga jarak dan juga jangan lupa menggunakan masker dan sering mencuci tangan. Mereka masuk bergantian masing masing tiap kelompok jadi paling tidak satu hari di dalam seminggu mereka melakukan belajar secara langsung tatap muka dengan guru,kelompok yang sedang tidak masuk sekolah di berikan tugas oleh guru namun sewajarnya agar tidak terlalu membebankan siswanya.

 

(Oleh : Brian Caesar N)

Leave a comment