BORAK: Sampai Tarikan Nafas Terakhir

October 14, 2019
adminviaduct

Jakarta, 13 Oktober 2019 – BORAK, organ taktis yang terdiri dari 14 (empat belas) Organ dan Kampus menyatakan diri terbuka bagi mahasiswa-mahasiswa yang menyatakan diri untuk terpanggil dalam gerakan moral, tanpa adanya penokohan atau intervensi dari pihak manapun. Didalam konferensi persnya, BORAK turut memasukkan desakan kepada Presiden Jokowi untuk membebastugaskan Menkopolhulam Wiranto dari jabatannya; “Memperhatikan kondisi kesehatan Wiranto yang sedang terganggu, sedangkan negara tetap membutuhkan keamanan yang stabil, kami meminta Presiden Jokowi untuk membebastugaskan Wiranto dari jabatannya” ucap Pedro dari Front Aksi Mahasiswa Universitas Pasundan – Bandung.

BORAK menyatakan diri akan terus memastikan desakan terhadap tegaknya Supremasi Sipil di Indonesia, sampai tarikan nafas yang terakhir; “Kami akan hadir untuk membawa keresahan rakyat sampai menang, sampai tarikan nafas terakhir”, tutur Muhamad Bimas, masa BORAK dari Aliansi Mahasiswa Indonesia Menggugat.

Menutup konferensi persnya, seluruh perwakilan Organ dari berbagai Kampus yang tergabung didalam BORAK, dengan mengangkat tangan kirinya lantang meneriakkan; HIDUP MAHASISWA, HIDUP RAKYAT INDONESIA, HIDUP BURUH, HIDUP PETANI, dan HIDUP NELAYAN

[Penulis: Gema Bayu Samudra]

Leave a comment