Kenakalan Remaja

August 17, 2019
adminviaduct

Viaductpress.id – Masa remaja, banyak yang bilang di kala itu adalah masa-masa yang paling indah dan tidak bisa terlupakan, karena banyak hal-hal konyol dan menyenangkan yang dilakukan bersama teman-teman pada masa tersebut. Pada masa remaja, manusia tidak dapat disebut sudah beranjak dewasa tetapi juga tidak dapat pula disebut sebagai anak-anak. Masa remaja ini adalah fase dimana seorang manusia mengalami proses transisi untuk bisa dikatakan sebagai manusia dewasa. Pada masa ini, dimana kita ingin mencari jati diri kita masing-masing dan lebih mengenal dunia dan hal-hal yang disekitar kita.

Dengan adanya rasa ingin tahu pada pemikiran seorang remaja, menimbulkan dampak positif dan negatif. Jika ia mengikuti hal yang positif yang tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain maka ia berada di jalan yang tepat. Kenyataanya banyak juga remaja yang mengikuti hal-hal negatif (kenakalan remaja). Kenakalan remaja di Indonesia sangat tidak bisa ditutupi dan harus segera diatasi dengan baik, seperti remaja yang memakai narkoba, melakukan seks bebas, mencuri dan tawuran.

Seharusnya, orang tua dari para remaja ini memaksimalkan pengawasan kepada anaknya masing-masing, dikarenakan lingkungan keluarga yang menjadi dasar pembentukan sifat dan perilaku bagi setiap manusia. Maka dari itu salah satu penyebab seorang remaja bisa terjerumus pada kenakalan remaja adalah dari keluarganya. Bisa saja sang remaja ini kurang mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya dikarenakan orang tuanya sibuk dalam pekerjaan dan lain hal, yang seharusnya orang tua tetap menjalankan komunikasi dengan anaknya dan menemaninya dalam waktu luang atau bisa saja dikarenakan kedua orangtuanya cerai sehingga sang anak menjadikan hal tersebut sebagai beban pikiran.

Penyebab berikutnya adalah lingkungan. Jika lingkungannya ini tentram, teman-temannya baik, lingkungan bebas narkoba dan kejahatan lain maka tidak akan terjerumus pada kenakalan remaja. Lingkungan pertemanan yang berupa para peminum, perokok, sering bolos sekolah dan pemakai narkoba maka ia bisa terpengaruh, karena di zaman sekarang ini, remaja lebih memilih mendengarkan teman-temannya dibanding orang tuanya sendiri.

Dari dua penyebab tersebut maka para orang tua atau keluarga harus dengan baik dan benar mendidik, menemani, dan mengasihi anaknya dengan memberikan kasih sayang sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Harus ditingkatkan pengawasan kepada anaknya, menjaga dan memastikan lingkungan bermain yang sehat.

Dua penyebab tersebut merupakan faktor eksternal dari kenakalan remaja. Faktor internalnya merupakan pengendalian diri yang lemah. Saat orang tua sudah mendidik anaknya dengan baik dan benar terkadang seorang remaja belum bisa menahan emosi dan perasaan dengan baik sehingga terjerumus melakukan kenakalan remaja.

[Penulis: Jason Hadiman]

Leave a comment