Semua Keputusan Ada Ditangan Kita Sendiri

October 1, 2020
adminviaduct

CoronaVirus atau disebut Covid-19 merupakan virus yang teridentifikasi pada akhir tahun 2019, dan pertama kali teridentifikasi di negara bambu atau China, di provinsi Wuhan. CoronaVirus saat-saat ini menggemparkan dunia global dan dikarenakan virus ini perkeonomian global menjadi terhambat. Dan membuat tingkat pengangguran meningkat dikarenakan banyak yang terkena PHK. CoronaVirus pertama kali teridentifikasi di Indonesia pada bulan Maret, yang terletak di daerah Depok, terinfeksi dari WNA Jepang.

Dikutip dari news.google.com, “saat ini kasus teridentifikasi di dunia sebanyak 5.614.458 kasus dan di Indonesia sendiri sudah 23.000 kasus.” Pemerintah Indonesia sudah melakukan berbagai upaya dalam menangani CoronaVirus, seperti PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, kebijakn ini pertama kali dibuat untuk daerah DKI Jakarta, dikarenakan provinsi DKI Jakarta, merupakan kasus terbesar terinfeksinya Covid-19, dan diikuti dengan provinsi Jawa Barat. Namun, kebijakan PSBB ini tidak efektif dikarenakan masih banyak rakyat Indonesia tidak memperdulikannya, seperti yang kita ketahui pada tanggal 21 Mei 2020 tepatnya pada saat hari lebaran, banyak rakyat yang berkumpul lebih dari lima orang, dan banyak pasar salah satunya yang saya lihat, pasar tradisional Cibinong, banyak sekali masyarakat yang datang dan berbelanja untuk lebaran. Dan oleh sebab itu banyak orang yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 900-an orang. Dan banyak aparat yang tidak memperdulikannya.

Dan sekarang-sekarang ini Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan kebijakan new normal. Apa sih kebijkan new normal  yang dimaksud Pemerintahan Indonesia? Menurut Wikipedia.com “New normal dilakukan sebagai upaya kesiapan untuk beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin, sehingga dapat beradaptasi dalam menjalani perubahan perilaku yang baru. Perubahan pola hidup ini dibarengi dengan menjalani protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran dan penularan COVID-19.”  Dengan kebijakan ini pemerintah Indonesia berencana untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia, dengan kita juga harus mengikuti semua protokol kesehatan seperti kita harus selalu mencuci tangan setiap kita berkontak fisik dengan orang maupun barang, selalu memakai masker di tempat umum maupun di tempat kerja, jangan lupa untuk berjaga jarak sepanjang satu meter dan jika sakit harus bekerja dirumah / work from home. Jika empat hal protokol kesehatan tersebut diturutib maka kebijakan new normal  dapat dijalankan di Indonesia dengan lancar tanpa takut akan penyebaran Covid-19.

Namun, nyatanya penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin meluas, banyak juga beberapa perusahaan tidak memperbolehkan karyawannya untuk bekerja di rumah. Dan yang saya takuti sekarang Covid-19 tidak memiliki gejala dan susah untuk diidentifikasi. Dan jika kita ingin memberlakukan kebijakan new normal semua perusahaan harus menaati setiap peraturan dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dan sebagai masyarakat kita juga harus patuh jangan melanggar setiap peraturan protokol kesehatan. Dan jika perusahaan dan masyarakat masih melanggar peraturan dan protokol kesehatan maka kita memliki opsi lain, untuk memperketat PSBB atau kita membiarkan mengikuti seleksi alam yang memiliki immune kuat bakal bertahan dan memiliki immune yang tidak kuat maka terpapar Covid-19 dan ada kemungkinan dapat menninggal.

(Oleh : Yohannes Beethoven Lado Poerab)

Leave a comment