Strap Masker

April 28, 2021
adminviaduct

Sejak tahun 2020, kita sudah dilanda dengan pandemi Covid -19 hingga sekarang, tahun 2021. Satu tahun sudah berlalu, banyak sekali perubahan yang kita alami seperti kebiasaan untuk menggunakan masker dan cuci tangan. Kebanyakan orang tidak biasa menggunakan masker dalam sehari-hari nya pada saat sebelum pandemi Covid-19 hingga orang-orang mengeluh karena membuat kusam, iritasi pada bagian hidung, dan susah bernafas. Namun seiring berjalan nya waktu, orang-orang sudah terbiasa menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Masker yang kita pakai juga bermacam-macam jenis nya. Ada yang masker medis sampai masker yang dibuat secara handmade berbahan kain. Sekarang masker bisa dilengkapi dengan Strap Masker yang berguna untuk menggantung masker agar tidak tergeletak sembarangan. Strap Masker juga banyak jenisnya, mulai dari yang tali hingga rantai dan juga bermacam-macam warnanya. Tren Strap Masker ini sudah dimulai dari kalangan muda yang konon katanya tren ini dipengaruhi oleh beberapa idol Korea.

Ada beberapa keunggulan dan kekurangan dari strap masker. Keunggulan nya adalah apabila seseorang yang memang ingin terlihat fashionable, bisa menggunakan strap masker yang sesuai dengan outfit yang dipakai. Strap masker ini juga menurut kebanyakan orang adalah barang yang dianggap memudahkan ketika menggunakan masker karena tidak perlu lagi meletakkan masker di tempat yang sembarangan sehingga bisa menjaga kebersihan masker dan tidak mudah hilang. Kekurangan nya, masker dapat terkontaminasi oleh debu atau kuman dari luar ketika melepaskan masker kemudian memakainya lagi yang dapat menimbulkan penyebaran virus.

Penggunaan Strap Masker ini menimbulkan pro dan kontra. Satgas Covid-19 tidak menganjurkan untuk memakai strap masker karna dianggap berpotensi menyebarkan virus Corona. Kemudian ada dokter juga yang menjelaskan tentang penggunaan strapmasker ini.

“Menanggapi ramainya soal strap masker, dokter umum yang juga kandidat PhD bidang Medical Science di Kobe University,Adam Prabata melihat ada plus dan minus terkait penggunaan strap masker. Terutama terkait potensi penularan virus dari droplet.  “Strap masker dapat meningkatkan kenyamanan dan menjadi fashion, sehingga berpotensi meningkatkan angka penggunaan masker,” ujar Adam saat dihubungi Kompas.com, Kamis, (11/2/2021). “Sementara di sisi lain, memakai strap masker berisiko droplet menempel di area dalam masker saat masker digantung dan ada risiko masker menempel ke pakaian dan terjadi kontaminasi silang. Lantaran penggunaan strap agar masker tidak jatuh atau hilang, menyimpan masker dengan aman dan tepat juga dapat mencegah kita terpapar virus yang menempel pada masker.” Dikutip dari kompas.com

Dokter Adam Prabata menjelaskan bahwa strap masker memiliki plus minus. Jadi apakah strap masker baik untuk digunakan? Setiap orang mempunyai pendapat masing-masing mengenai hal ini, tinggal kita yang menentukan apakah baik atau tidak. Yang terpenting adalah kita berhati-hati pada tingkat kebersihan diri kita sendiri sehingga bisa mencegah penyebaran virus Corona dalam masa pandemi ini. Kita harus menggunakan masker ketika kita mengikuti kegiatan diluar, selalu menjaga jarak, dan mencuci tangan.

 

( Penulis : Hendrick Samuel )

Sumber Foto : cekaja.com

Leave a comment